Ini beliau Redmi 9. Meskipun tidak pakai aksesori 'Note' , ternyata Redmi 9 ini mengusung layar yang sebesar "kakaknya" ,ialah sama-sama memiliki ukuran layar 6.53".Ya, dengan ukuran layar sebesar ini, terperinci kuat pada dimensi bodinya yang kini menjadi lebih lebar , namun masih cukup yummy untuk dipegang. mengenang permukaan bodi belakangnya memakai permukaan doff dan mempunyai tekstur ala Redmi 8A dan juga Redmi 8A Pro , sehingga tidak licin dan tidak mudah membekas sidik jari.Secara built quality, smartphone ini masih cukup kuat dan juga solid , meskipun secara material masih terbuat dari plastik polikarbonat. Tidak hanya bodi belakangnya saja yang solid disini , sisi depan atau layarnya ini juga sudah dilindungi dengan Corning Gorilla Glass, tepatnya generasi ke-3.By the way, Redmi 9 yang saya pakai ini mempunyai varian warna Sunset Purple , di mana warnanya cukup gonjreng dan colorful ya.Tapi, kalau kau lebih senang warna yang calm , kau mampu pilih 2 varian warna lainnya ,ialah Ocean Green dan Carbon Grey. Makara, Redmi 9 ini mampu dikatakan Smartphone Redmi bukan Note pertama yang menggunakan layar Full HD atau 1080p.Untuk panelnya sendiri masih IPS LCD yang reproduksi warnanya terbilang cukup anggun , tidak terlampau gonjreng tapi tidak terlalu pucat juga. Warnanya ini juga masih bisa dirubah-rubah di Pengaturan.Ditambah lagi, smartphone ini juga sudah dibekali dengan sertifikasi Widevine L1 , jadi, bisa dikatakan jikalau Redmi 9 ini telah 'Netflix Ready' , di mana artinya kamu mampu menonton film atau serial streaming favorit di Netflix dengan resolusi yang full alias tidak kena compress. Untuk kini ini, Redmi 9 masih pakai MIUI 11 ,dan kabarnya akan mendapatkan update ke MIUI 12 sekitar bulan Agustus nanti bersama dengan ponsel pintar Xiaomi lainnya.Secara versi, Android-nya memang telah Android 10 . tapi di sini aku tidak bisa membedakan dengan ponsel pintar Xiaomi yang lain yang sama-sama menggunakan MIUI 11, sementara Android-nya mungkin lebih jadul ,semisal Android Oreo atau Android Pie. Ya karena memang MIUI 11 ini mengusung fitur-fitur yang cukup kekinian ya, seperti misal adanya fitur Dark Mode dan juga mampu memakai navigasi full gesture. Untuk sensor biometrik-nya, Redmi 9 mampu di-unlock melalui sidik jari atau setor muka , di mana keduanya sama-sama cepat. Untuk face unlock-nya itu sendiri. smartphone ini tidak akan mampu terbuka jikalau mata kita posisinya sedang tertutup atau tidur , jadi, ini relatif lebih aman ya.Fitur LED notifikasi sayangnya tidak ada di smartphone ini. Memang ya, smartphone keluaran terbaru rata-rata juga tak memiliki fitur ini Tapi damai saja, Redmi 9 ini masih dibekali dengan fitur IR Blaster atau Mi Remote yang mampu menimbulkan ponsel pintar ini selaku remote controll untuk perangkat elektronik di rumah kau. jadi, bagi kau yang sering tidak memperoleh remote TV atau AC , ponsel pintar ini sangatlah mampu untuk diandalkan. Fitur NFC, nah ini beliau yang sering ditanyakan tentang Redmi 9.Jadi, Redmi 9 yang masuk resmi di sini tidak dibekali fitur NFC , alasannya lebih ke biaya produksi sih , mengingat Xiaomi Indonesia ingin Redmi 9 ini dijual dengan harga di bawah Rp 2 juta. Makara, memang mereka lebih mengejar ke 'harga ramah biaya' ya , dengan spesifikasi yang cukup glamor, walaupun yang mesti dikorbankan itu yakni fitur NFC. Lagipula jika melihat Redmi 9 yang dijual di luar sana , yang ada fitur NFC-nya itu rata-rata dibanderol lebih mahal dibandingkan Redmi 9 yang masuk resmi di sini. daripada pusing menimbang-nimbang absennya fitur NFC , di sini aku justru lebih excited dengan performa Redmi 9 yang sekarang lebih kencang.Ya, kini memang sudah tidak pakai chipset buatannya Qualcomm. Tapi, tidak tanggung-tanggung upgrade-nya , eksklusif ke Helio G80 , chipset bikinan MediaTek yang memang konsentrasi pada performa , terutama untuk keperluan gaming di kelas entry-level. kalau dibandingkan dengan chipset-nya Qualcomm , Helio G80 ini kurang lebih setara dengan Qualcomm Snapdragon 710 ,sebab Core-nya yang untuk penampilan optimal itu sama-sama berbasis Cortex A75.Performanya untuk kebutuhan sehari-hari juga sungguh kencang.Buka-tutup aplikasi cepat, pindah-pindah antar aplikasi juga yummy dan sungguh smooth.Ya, smooth-nya tampilan di sini juga tidak lepas dari tugas software MIUI 11 yang makin ringan dan performa RAM yang telah LPDDR4X. Tapi kadang-kadang MIUI ini cukup "galak" pada aplikasi yang boros daya, semisal aplikasi Benchmark atau aplikasi yang untuk mengukur progress baterai. Jadi, rekomendasi aku sebaiknya langsung di-lock saja dari recent apps ,semoga tidak berkali-kali "ditendang" oleh metode. Makara, seberapa "sakti" sih Helio G80 ini untuk dipakai main game di ponsel pintar bujet?Di sini saya coba tes bermain game PUBG Mobile yang mampu main dengan setting grafis HD dan frame rate di High. Tapi, untuk pengalaman game yang lebih smooth , bisa pakai setting frame rate di Ultra.Dengan harga serupa, tampaknya belum banyak smartphone bujet yang mampu memainkan PUBG Mobile senyaman dan se-smooth ini. Tapi ini cukup menawan sih, dibandingkan dikala main game PUBG Mobile di Redmi Note 9 yang agak patah-patah pada setting Smooth-Ultra. di Redmi 9 ini malah sangat tanpa hambatan secara, Helio G80 ini tidak terlalu gres juga rilisnya , masih 1 angkatan dengan Helio G70 , jadi mungkin memang telah maksimal pada beberapa game HD.Main dengan control Gyroscope juga sungguh mampu , tapi sayangnya tidak begitu smooth ,masih terasa ada delay sepersekian detik. Untuk game CoD Mobile, masih dibatasi pada setting grafis Medium ,namun grafisnya ini masih "cakep" dan performanya juga terasa lebih ringan dibandingkan dengan saat main PUBG Mobile. "Penyakit" touch delay yang biasanya ada di ponsel pintar bujet juga tidak aku peroleh pada Redmi 9 ini.Layarnya cukup responsif untuk kendali game.Sangat terasa saat dipakai bermain game shooter yang mengutamakan kecepatan mirip ini. Balapan liar di Asphalt 9 Legends juga sungguh aman grafisnya , yaa meski tidak mampu setting grafis maksimal , terutama pada tekstur mobilnya yang tidak begitu detail , setidaknya game ini masih bisa jalan cukup stabil. Visual effect yang keluar juga optimal tanpa menciptakan drop performanya, tergolong menampilkan beberapa partikel seperti air, abu, api, yang menciptakan lingkungan game menjadi kelihatan lebih faktual. hal yang mempesona, Helio G80 ini ternyata juga bisa mengangkat main game multiplayer lintas platform semacam Fortnite , namun ya cuma sekadar bisa install dan membuka game ya. untuk pengalaman gaming-nya sih memang terasa kurang "greget" sebab hanya mampu setting grafis rata kiri alias Low , dan hanya bisa sampai 20fps , yang sungguh terasa patah-patahnya.Pada sektor kamera. Redmi 9 ini seperti tidak inginkalah dengan "kakak-kakaknya" yang telah memakai 4 kamera , ya, walaupun di sini kamera terutama tidak mampu sampai resolusi 48MP atau bahkan 64MP, tapi setidaknya ada perhiasan kamera Ultra-Wide dan juga kamera Macro yang sebelumnya tidak ada.Untuk kesudahannya di outdoor siang hari, penampilan kamera 13MP ini telah lumayan baiklah ya, walaupun tidak bisa dikatakan 'manis sekali' untuk ukuran smartphone bujet. Warnanya yang lebih ke natural sudah cukup setuju untuk pribadi di-share ke media umum tanpa perlu di-edit lagi.Tapi, memang sih, tampilan HDR di kamera utama ini kurang "menendang" . malah lebih elok hasilnya jikalau pakai kamera Ultra-Wide Angle 5MP.Hasil foto Ultra-Wide ini juga cukup aman dari distorsi atau lengkungan , hal ini alasannya telah diatur secara otomatis dari software kameranya. Sayangnya untuk foto-foto di lowlight atau pada malam hari , akibatnya 'B' saja sih.Bukaan lensanya yang hanya di f/2.2 juga membuat kameranya tidak mampu memberi performa maksimal di kondisi gelap-gelapan. Ditambah lagi tidak adanya Mode Malam untuk menolong foto-foto di lowlight biar lebih kelihatan terperinci dan juga tajam.Oke, kini aku sedang tes kamera video dari Redmi 9 yang bisa merekam video dengan resolusi optimal Full HD di 30fps. Ya, cuma sebatas di Full HD saja, tidak bisa 4K , karena memang Helio G80 tidak support.Jika dilihat-lihat dari videonya ini, risikonya masih kelihatan kurang stabil ya , alasannya adalah memang kamera video ini tidak dibekali fitur stabilizer atau fitur EIS jadi ya harap maklum jika hasil videonya masih goyang-goyang. Kapasitas baterai yang besar biasanya menjadi jualan utama dari smartphone Rp 1 jutaan. itu juga menjadi 'senjatanya' Redmi 9, semoga mampu tahan sepanjang hari.Ya, total kapasitas baterai-nya ini 5020 mAh. Kapasitas yang sama mirip di Redmi Note 9 serta Redmi Note 9 Pro. Seperti biasa, saya menguji daya tahan baterai smartphone ini dengan beberapa acara yang biasanya saya kerjakan saban hari , mulai dari yang ringan-ringan mirip menyaksikan-lihat timeline sosial media , browsing informasi, streaming YouTube atau Netflix, merekam foto atau video , hingga acara yang berat-berat seperti main game online yang cukup menguras daya dan juga kuota. dari beberapa kegiatan yang cukup intens tadi , aku mampu menyimpulkan jikalau baterai Redmi 9 ini masih bisa digeber hampir sehari penuh sarat atau sekitar 22 jam dengan Screen On Time lebih dari 8 jam. Untuk isi ulang daya, Redmi 9 ini hanya dibekali charger patokan 10W.Ya, tidak mampu dibilang cepat juga sih untuk proses charging-nya. dari 10% hingga 50%, itu butuh waktu sekitar 57 menit. Pengisian daya selama kurang lebih 2 jam , baterai-nya telah terisi pada angka 90%.Baterai ini baru benar-benar sarat , sehabis pengisian daya kurang lebih 2 jam 46 menit.Tapi secara hardware, bahwasanya smartphone ini sudah support fast charging di 18W. Saat aku coba tes dengan charger 18W, memang, proses pengisian dayanya jadi lebih kencang, meski tidak terlalu signifikan juga sih bedanya.Dari 10% hingga 100%, butuh waktu sekitar 2 jam 27 menit. Oke, jadi kesimpulannya Redmi 9 ini lebih cocok untuk siapa ya? jika kamu mencari ponsel pintar bujet yang kameranya itu lebih bisa perform di banyak sekali keadaan cahaya , khususnya di kondisi lowlight, mungkin Redmi 9 ini bukanlah yang terbaik di kelasnya.Sesama ponsel pintar bujet, mungkin Realme C3 atau C11 lebih menarik , karena punya Mode Malam atau Nightscape , meskipun keduanya tidak mempunyai kamera Ultra-Wide seperti di Redmi 9 ini.Selain itu, tampaknya Redmi 9 ini cocok-cocok saja sih untuk kalian yang mencari smartphone bujet yang maksimal Rp 2 juta dan enak untuk dipakai banyak acara , dipakai untuk menonton film terang enak , mengenang layarnya besar, resolusinya tajam dan telah support Widevine L1.Dipakai untuk main game HD kekinian juga sangat mumpuni performanya berkat Helio G80 yang mana bisa menciptakan tampilan yang cukup smooth dan juga stabil untuk ukuran ponsel pintar bujet.Kamera, walaupun bukan yang terbaik di kelasnya , tetapi setidaknya bisa mengambil foto dengan banyak angle lewat kamera Ultra-Wide dan juga kamera Macro. Semuanya itu dikemas dengan baterai bongsor 5020 mAh yang bisa digeber sepanjang hari sarat tanpa harus berkali-kali mencari colokan apalagi menjinjing -nenteng powerbank.Oke, segitu saja dahulu video review Redmi 9. Sumber https://contohapp.blogspot.com
Minggu, 15 Maret 2020
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
EmoticonEmoticon