Tampilkan postingan dengan label MGID. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MGID. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Maret 2021

Diterima Mgid Pengunjung Tidak Mesti 3000 Per Hari

Jawaban untuk pertanyaan apakah syarat diterima MGID harus memiliki trafik pengunjung minimal 3000 per hari. Tulisan ini tidak ada niatan untuk membuat kontroversi dengan hukum biasanya yang menyampaikan Syarat utama yang mesti dipenuhi supaya diterima MGID publisher ialah kemudian lintas hadirin mesti 3000 per hari. Hanya mengembangkan pengalaman diterima MGID publisher bermodalkan jumlah pengunjung 100 per hari. Namun ada baiknya jumlah pengunjung memang mesti banyak dan mutu konten sudah cukup baik. Alasannya kenapa?....

MGID,  ALTERNATIF TERBAIK GOOGLE ADSENSE.

AdSense masih menjadi primadona bagi publisher periklanan dengan banyak sekali hal yang menjadikannya  lebih ungul dibanding kompetitornya, untuk menjadi publisher adsense mampu dikatakan gampang gampang susah, mulai registrasi sampai di approve, dan tidak lupa pula dengan aturan  berlaku yang harus dipatuhi tentunya melanggar akan dibayangi oleh pembatasan iklan dan lebih parahnya di banned.

Mgid bisa menjadi alternatif adsense dengan review registrasi yang tidak terlampau usang cuma 1 x 24 jam, berbeda dengan adsense melakukan review yang sangat mendalam, Asalkan blog yang didaftarkan tidak melanggar TOS kemungkinan besar akan diterima Mgid. Dan inilah yang menimbulkan MGID selaku alternatif yang anggun selain AdSense.

Didirikan tahun 2004, MGID yakni perusahaan periklanan online yang telah lama eksis hingga dikala ini eksistensi mgid sebagai penyuplailayanan untuk advertiser dan publisher tidak perlu diragukan lagi.

Diterima MGID dengan hadirin 100 per hari

Pengunjung organik 3000 per hari itu sungguh berat bagi saya selaku blogger pemula. Mendapatkan trafik hadirin hingga 3000 memang bukan pekerjaan gampang. waktu itu blog saya sudah mampu memperlihatkan iklan adsense bermodalkan subdomain blogspot.com, agak abnormal menurut aku alasannya masih menggunakan template klasik bawaan blogger dengan widget seperlunya serta jumlah postingan tidak sampai 70 pos tapi artikel unik tanpa plagiasi, dan pengunjung tidak sampai 70 per hari.

Iklan dari mgid sudah tidak abnormal lagi bagi yang sering baca gosip online ataupun postingan di internet, setelah 7 bulan dengan adsense dan telah mengubah dengan domain TLD, kesudahannya coba daftar mgid walaupun pengunjung hanya kisaran 100-200 per day. dengan alibi adsense aja terima era mgid nggak, daftar dengan akun facebook dan akhirnya keluar hari itu juga "DITOLAK" gitu aja intinya. aku searching banyak proposal mengharuskan pengunjung minimal 3000 per hari

3 bulan kemudian aku datang dengan dengan menambah 2 blog yang sudah pakai domain TLD untuk mendaftarkan ke MGID, Makara semuanya 3 blog TLD, daftar ulang tetapi menggunakan akun gmail bukan dengan akun facebook, jumlah hadirin tidak sampai 1000, dengan detail blog 1 = dibawah 400 per hari, blog 2 =dibawah 200 per hari,  blog 3 = dibawah 100 per hari, dan jikalau ketiganya di gabungkan jarang sekali menyentuh angka 700 keatas. Dan ketiga Tiganya di terima setelah 30 menit sesudah pendaftaran MGID. 

Jawaban untuk pertanyaan apakah syarat diterima MGID harus memiliki trafik pengunjung mini Diterima MGID pengunjung Tidak Harus 3000 per hari

Dari gambar diatas tampakjumlah traffic pengunjung tiap blog sesuai dengan yang aku uraikan. kebetulan waktu aku screenshot hingga angka 700 pengunjung tetapi penghasilannya cuma 0,04 dollar dengan 4 klik.

Ternyata bukan aku saja yang diterima MGID publisher dengan trafik pengunjung blog kurang dari 3000. Beberapa orang anggota grup Facebook  blogger Indonesia mengaku pernah di approve MGID dengan jumlah visitor kurang dari 1000.

Pada dasarnya ketentuan diterima MGID minimal 3000 hadirin per hari bukanlah suatu keharusan. Hasil final diterima atau tidak nya itu tergantung dari pihak yang mereview. 

Demikian juga mungkin dengan google AdSense, ketentuan untuk di approve itu tergantung dari pihak yang mereview sesuai dengan ketentuan yang mereka buat. bukan karena spesifikasi mesti dengan widget tertentu ataupun alasannya adalah jumlah artikel sekian. 

Seandainya pendaftaran itu gratis apa salahnya untuk coba mendaftar. Ditolak? Tidak ada salahnya menjajal lain waktu sembari memperbaiki beberapa kekurangan blog.

Trafik Pengunjung mesti banyak. kenapa?

jumlah hadirin mesti banyak karena dengan jumlah pengunjung yang banyak mampu mengakibatkan jumlah klik. tetapi tidak menjamin dengan penghasilan alasannya adalah nilai CPC untuk tiap klik itu berlawanan. misalnya saja di MGID, kemaren blog saya ada 4 klik kurang lebih penghasilannya 0,04 dolar jika dikonversi menjadi rupiah kurang lebih 500 perak. 

jumlah trafik hadirin organik yang banyak merupakan idaman bagi setiap blogger, utamanya yang menjadi publisher di jasa periklanan, namun sekali lagi jumlah hadirin yang banyak itu bukanlah hal yang gampang bagi aku sebagai pemula. 

Kualitas konten bisa menjadi salah satu aspek utama pemicu jumlah pengunjung yang banyak disamping itu juga konten yang yang bermutu pastinya sungguh diminati oleh mesin telusur.

Mungkin ada sebagian berpendapat : Mending daftar jadi publisher jasa periklanan dahulu dibandingkan dengan memperhatikan konten. konten bisa sambil berjalan saja. kan tidak mengecewakan penghasilan meskipun hanya sedikit.

Ya bagi aku mendaftar apalagi dulu menjadi publisher jasa periklanan tidaklah duduk perkara, hanya saja jangan hingga nantinya terlalu konsentrasi melihat ulang-ulang dashboard penghasilan padahal jumlahnya masih minim. sama mirip yang saya lakukan kini, penghasilan masih minim namun sering sekali membuka buka dasbor dari tiap jasa periklanan tersebut.

Intinya mesti banyak pengunjung 

tetapi yang perlu diamati lagi ialah kenapa penulis lebih merekomendasikan untuk memperbanyak pengunjung apalagi dahulu dibandingkan dengan mendaftarkan jasa pengiklan. Seandainya sudah diterima di adsense lalu kita daftarkan lagi di MGID publisher, tentunya iklan dari kedua jasa pengiklan tersebut akan muncul apabila hadirin banyak.

Lalu bagaimana dengan hadirin yang pas-pasan atau minim?

Kalau iklan dari mgid publisher setuju-setuju saja dalam artian iklan dari MGID tetap timbul di post artikel kita walaupun jumlah pengunjung minim. Hal ini berbeda dengan Google AdSense yang lebih memprioritaskan kepada  kemanfaatan dari isi konten yang dihidangkan, lebih ringkas nya lagi artikel yang berguna tentunya memiliki nilai tinggi dan pasti jumlah pengunjungnya akan lebih banyak, postingan yang mirip inilah yang diminati oleh adsense dan menyebabkan timbul iklan adsense akan banyak di postingan yang memiliki pengunjung banyak.

Apabila kita memasang MGID dan Adsense secara bersama-sama pastinya tidak melanggar, akan tetapi seperti yg disampaikan diatas bahwa iklan mgid akan tetap timbul di setiap pos artikel baik itu yang jumlah pengunjungnya banyak ataupun sedikit sehingga ketika pengunjung artikel yang jumlahnya sedang, yang ada hanya iklan MGID serta tidak timbul iklan adsense. hal ini sesuai dengan pernyataan dari Google adsense sendiri https://support.google.com/adsense/answer/9728?hl=id

Kesimpulannya apabila pengunjungnya masih tidak terlalu banyak alangkah baiknya lebih mengutamakan atau konsentrasi dahulu konten yang dibentuk biar meningkatkan pengunjung.



Sumber https://www.mooreyi.com/

Minggu, 21 Maret 2021

Pasang Iklan Mgid, Iklan Adsense Tidak Timbul?

Banyak yang bilang bahwa MGID publisher merupakan alternatif terbaik dari Google AdSense Pasang iklan MGID, Iklan Adsense tidak Muncul?
Iklan adsense


Iklan adsense tidak muncul gara-gara pasang iklan Mgid publisher. Kalimat gara-gara disini ya bukan gara-gara juga tujuannya, sebab mungkin yang lebih tepat. 

Apakah benar gara-gara pasang iklan Mgid, iklan adsense jadi tidak timbul? 

Banyak yang bilang bahwa MGID publisher ialah alternatif terbaik dari Google AdSense, dan itu benar sekali. tidak bisa disangkal lagi bahwa Google adsense memang menjadi primadona utama. Dari banyak sekali segi memang pantas Google AdSense dapatkan predikat tersebut akan namun dengan ketenarannya pastinya untuk menjadi bab dari pada publisher Google AdSense tidaklah mudah ketimbang lainnya. Kesulitan untuk menjadi bagian dari Google AdSense sehingga banyak mencari alternatif lain dan MGID yakni solusi alternatif tersebut.

mungkin ada kelebihan dan kelemahan masing-masing tetapi bagi penulis sendiri masih menempatkan Google AdSense di peringkat pertama. Sebagai  pemain yang punya nama besar, Google memiliki hukum yang sangat ketat. Pembatasan penayangan iklan dan yang lebih lagi ialah di banned ialah sesuatu yang membayangi bagi para publisher di Google AdSense. Pembatasan iklan tersebut tidaklah dilakukan tanpa adanya karena. 

adsense dan MGID mampu dipasangkan secara berbarengan dalam satu blog, dan itu tidak ada larangan dari Google sendiri sesuai dengan pernyataan berikut https://support.google.com/adsense/answer/9728?hl=id 

dari pernyataan tersebut sangat jelas bahwa adsense tidak mempermasalahkan apabila memasangkan iklan dari adsense bersamaan dengan publisher lainnya.

Dari pernyataan itu pula bahwa kita mengetahui adsense sendiri membatasi iklan di post artikel yang memiliki kemanfaatan kurang biasanya pengunjungnya minim atau kurang. 

Dan perlu dikenali juga iklan dari MGID itu senantiasa timbul di setiap post postingan baik itu dengan jumlah pengunjungnya banyak ataupun sedikit, yang penting telah melalui tahap review waktu registrasi di mgid publisher.

Hal ini sungguh berbeda dengan Google AdSense. Adsense memunculkan jumlah iklan secara otomatis memperhatikan tingkat pemanfaatan dari pada artikel blog, lebih tepatnya jumlah hadirin dari setiap postingan. Makin banyak jumlah hadirin maka iklan yang ditampilkan akan optimal sebaliknya sedikit hadirin maka tampilan iklan berkurang.

Kesimpulan

bekerjsama iklan adsense tidak muncul bukan alasannya disebabkan oleh adanya iklan dari Mgid, melainkan iklan mgid yang senantiasa timbul di setiap artikel baik yang banyak maupun yang sedikit pengunjung, sehingga iklan dari adsense memperhatikan jangan hingga iklan lebih banyak dari konten. 

Oleh risikonya kalau ingin memperlihatkan kedua iklan dari Mgid dan adsense maka pos postingan blog harus mempunyai hadirin yang banyak, caranya yaitu dengan menciptakan artikel yang berkualitas.

Mengenai tidak ditayangkan iklan pada halaman atau pos tertentu bisa dilihat : https://support.google.com/adsense/answer/1346295#Ad_limit_per_page

Pengunjung harus banyak

Pengunjung harus banyak jika ingin memperlihatkan banyak iklan dari adsense. Banyak disini bukan memiliki arti dipenuhi semua iklan pastinya. apalagi bagi yang punya niatan menampilkan iklan mgid dan adsense bersama-sama dalam satu blog.

Iklan mgid muncul akan namun jumlah dari iklan adsense menyusut, tentu hal itu tidaklah diharapkan mengingat yang ditawarkan oleh adsense lebih menggiurkan dibanding dengan jasa periklanan lainnya.

jikalau disuruh untuk menentukan antara iklan dari adsense dan dari periklanan yang lain tentunya akan lebih menentukan dari AdSense. tetapi sekali lagi mirip yang diutarakan diatas iklan. adsense sungguh memperhatikan pemanfaatan dari isi konten.

Kita ambil acuan salah satu jenis iklan dari AdSense. Seperti iklan matched content yang hanya tampil pada web atau blog yang dianggap patut dari pihak adsense sendiri. 

hal ini tidak akan terlihat di blog besar ataupun web yang telah memiliki nama sebab hadirin dari setiap artikel sudah sungguh banyak. Hal ini akan terasa pada blog  yang mempunyai postingan banyak pengunjung dan sebagian artikelnya lagi minim pengunjung.

Dan alhasil untuk memperlihatkan iklan adsense dan Mgid secara bersamaan dalam satu blog harus mempunyai trafik pengunjung organik yang banyak.








Sumber https://www.mooreyi.com/