Tampilkan postingan dengan label Promo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Promo. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Maret 2021

Melayang Ke Ruteng Dari Kupang Hanya Rp700 Ribu


pojokreview.com - Wings Air (aba-aba penerbangan IW) member of Lion Air Group mengumumkan bahwa efektif 24 November 2020 membuka penerbangan menuju Ruteng, ibukota Kabupaten Ruteng di Pulau Flores dari Kupang, ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Pulau Timor.


Kupang akan menjadi rute dan kota tujuan gres Wings Air yang diterbangi dari Bandar Udara Eltari di Kupang (KOE). Pada tahap awal, Wings Air akan melayani dengan frekuensi terbang 1 (satu) saban hari atau 7 (tujuh) kali dalam seminggu. Harga terbaik yang ditawarkan mulai 700an (Rp 700.000,00) sekali jalan.


Rencana penerbangan perdana, Wings Air memakai nomor IW-1991 berangkat dari Bandar Udara Eltari pukul 07.00 WITA (Waktu Indonesia Tengah, GMT+ 08) dan diperkirakan tiba di Bandar Udara Frans Sales Lega di Ruteng (RTG) pada 08.30 WITA.


Untuk rute kembali, Wings Air penerbangan nomor IW-1990 akan mengudara dari Bandar Udara Frans Sales Lega pada 08.50 WITA dan direncanakan mendarat di Bandar Udara Eltari pukul 10.20 WITA.


Dalam penerbangan ini, Wings Air sudah merencanakan armada jenis baling-baling (propeller) tipe pesawat ATR 72-500 atau ATR 72-600. Keduanya memperlihatkan kapasitas kawasan duduk 72 kelas ekonomi, konfigurasi atau tata letak 2-2.


Keunggulan pesawat dalam upaya menunjukkan pengalaman modern bagi penumpang (pebisnis dan wisatawan), ATR 72 ialah pesawat berteknologi canggih dengan tingkat kenyamanan lebih terasa selama penerbangan sebab dibekali interior yang dirancang lebih futuristik, mampu berleha-leha ketika di kabin, bisa melakukan pekerjaan atau cuma menikmati perjalanan dengan melihat panorama alasannya adalah pesawat mampu melayang rendah.


Wings Air mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan kerjasama dari internal, pemerintah tempat, regulator, pengurus bandar udara, pengatur lalu lintas udara serta berbagai pihak terkait lainnya dalam antisipasi penerbangan perdana mendatang. Berharap, dengan sinergitas ini akan terlaksana tanpa kendala.


Rencana pembukaan agenda penerbangan terbaru dari Kupang ke destinasi favorit NTT ialah Ruteng ialah langkah strategis guna mengakomodir keperluan usul pelancong, pengusaha dan penduduk terhadap transportasi udara. Selain itu, dapat menyediakan opsi terbang di dalam negeri (Indonesia) serta meyakinkan bahwa melayang itu kondusif, alasannya adalah pelaksanaan penerbangan dilakukan sebagaimana pedoman protokol kesehatan.


Wings Air optimis, ketersediaan penerbangan dengan jadwal yang tepat kian membantu dan berkontribusi faktual dalam perkembangan tempat sejalan acara pemerintah. Konektivitas “Trans-NTT” kian terbuka sebagai salah satu sentra ekonomi baru yang memiliki sentra kerajinan, industri kreatif dan pertumbuhan sektor lainnya.

 

Sirkulasi Udara di Kabin Terjaga Baik


Kualitas udara segar (fresh) terus menerus dipasok dengan tingkat pembaruan volume udara kabin yang tinggi, sehingga siklus udara terjamin higienis. Dalam hal ini, bagian kesungguhan kepada kesehatan karyawan serta penumpang, sejalan upaya memastikan faktor keselamatan dan keamanan penerbangan.

 


Aliran udara dari atas (langit-langit kabin) bergerak satu arah ke bawah (lantai), yang menghemat pergerakan udara ke depan dan arah belakang pada kabin (blown transversally and vertically). Udara akan tersedot ke area lantai lewat panel (floor panel level) sesuai proses pada katup pedoman tekanan udara (pressurization outflow valves operation).



Volume udara kurang lebih 95 meter kubik di kabin akan selalu diperbaharui dalam waktu 5 hingga dengan 7 menit dengan mengandalkan 2 buah mekanisme ECS packs Operative, 2 buah Recirculation dan Extraction Syatem (by Environment Control System (ECS)) yang menjamin udara dalam kabin tetap segar.


Wings Air mengoptimalkan aneka macam langkah guna pencegahan penyebaran Covid-19 antara lain mengatur proses masuk dan keluar penumpang dari pesawat udara secara berurutan guna meminimalisir kepadatan. Pada pesawat ATR, naik dan turun dari pintu bab belakang. Hal ini akan meminimalsir interaksi bertatapan eksklusif (face to-face) antara penumpang. Area dapur (galley) yang terletak di bagian belakang juga meminimalisir interaksi tatap muka antara penumpang dan awak kabin.

 

Dalam rangka mempertahankan kesehatan dan keamanan penerbangan, Wings Air juga sudah meningkatkan fase sterilisasi seluruh armada. Proses pencucian pesawat dilakukan oleh tim teknisi dan aircraft interior exterior cleaning (AIEC), meliputi Aircraft Interior Cleaning (membersihkan bagian dalam pesawat) dan Aircraft Exterior Cleaning (membersihkan bab luar pesawat).


Sumber https://www.mooreyi.com/

Kamis, 18 Maret 2021

Permulaan Desember, Melayang Dari Kupang Ke Lewoleba Cuma Rp400 Ribu!


pojokreview.com - Wings Air (aba-aba penerbangan IW) member of Lion Air Group mengumumkan planning pembukaan rute baru dari Kupang lewat Bandar Udara Eltari (KOE)  ke Bandar Udara Wonopitu, Lewoleba, Kabupaten Lembata (LWE), berlaku pada 30 November 2020. Kedua kota tersebut berada di Nusa Tenggara Timur (NTT).


Wings Air di tahap awal berniat melayani penerbangan penumpang berjadwal harian dengan frekuensi 1 (satu) kali setiap hari atau 7 (tujuh) kali dalam sepekan. Untuk terbang perdana, Wings Air penerbangan nomor IW-1995 akan mengudara dari Bandar Udara Eltari pukul 10.40 WITA (Waktu Indonesia Tengah, GMT+ 08) dan dijadwalkan mendarat di Bandar Udara Wonopitu pada 11.40 WITA.


Rute kembali, Wings Air penerbangan IW-1994 mempunyai waktu keberangkatan dari Bandar Udara Wonopitu pada 12.00 WITA dan diperkirakan datang di Bandar Udara Eltari pukul 13.00 WITA. Pnawaran menakjubkan rute gres ini mulai dari 400 ribuan (Rp. 400.000) sekali jalan (one way).


Kehadiran layanan penerbangan kedua kota secara pergi pulang (PP) akan menjadikan Lewoleba selaku rute dan kota tujuan baru Wings Air. Dengan demikian, dibutuhkan mampu membentuk konektivitas intra-NTT sejalan upaya menolong pemerataan sentra perkembangan ekonomi gres.


Tujuan utama kehadiran rute gres dimaksud dalam rangka mengakomodir keperluan perjalanan udara di dalam negeri, meningkatkan tren pasar (pengusaha dan wisatawan) bepergian memakai pesawat udara, mengembalikan minat dan kepercayaan penduduk untuk terbang, mendukung program pemerintah dalam menggeliatkan sektor pariwisata.


Lewoleba ibukota Kabupaten Lembata menerima istilah “surga kecil di NTT”, alasannya adalah menyajikan beragam atraksi objek rekreasi mulai dari alam, bahari, kebudayaan lokal, aneka produk kerajinan dan masih banyak lagi.


Selain itu, pembukaan rute gres menjadi bagian salah satu ekspansi bisnis Wings Air dalam menyebarkan pasar penerbangan domestik. Wings Air juga memberikan, melalui Kupang pada 24 November 2020 akan membuka rute gres Kupang ke Ruteng di Pulau Flores pergi pulang.


Untuk mewujudkan rute gres Lewoleba dan Ruteng dari Kupang, Wings Air berkomitmen tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan serta sebagaimana aliran protokol kesehatan.


Wings Air mengucapkan terima kasih kepada pemerintah tempat lokal, regulator, pengurus bandar udara, pengatur lalu lintas udara, berbagai pihak terkait yang lain dan internal perusahaan atas kerjasama dan kerjasama dalam menyiapkan pelaksanaan rute gres tersebut. Harapan, dapat berlangsung dengan tanpa kendala.


Dalam layanan penerbangan, Wings Air mengoperasikan pesawat bermesin jenis baling-baling (propeller)  ATR 72-500 dan ATR 72-600. Kenyamanan lebih terasa karena dilengkapi interior yang dirancang lebih futuristik, sehingga penumpang mampu bersantai ketika di kabin, mampu bekerja atau hanya menikmati perjalanan dengan melihat pemandangan karena pesawat mampu terbang rendah.


Sirkulasi Udara di Kabin Terjaga Baik


Kualitas udara segar (fresh) terus menerus dipasok dengan tingkat pembaruan volume udara kabin yang tinggi, sehingga siklus udara terjamin higienis. Dalam hal ini, bagian keseriusan terhadap kesehatan karyawan serta penumpang, sejalan upaya menentukan aspek keamanan dan keamanan penerbangan.


Aliran udara dari atas (langit-langit kabin) bergerak satu arah ke bawah (lantai), yang meminimalisir pergerakan udara ke depan dan arah belakang pada kabin (blown transversally and vertically). Udara akan tersedot ke area lantai lewat panel (floor panel level) sesuai proses pada katup pedoman tekanan udara (pressurization outflow valves operation).


Volume udara kurang lebih 95 meter kubik di kabin akan selalu diperbaharui dalam waktu 5 sampai dengan 7 menit dengan mengandalkan 2 buah prosedur ECS packs Operative, 2 buah Recirculation dan Extraction Syatem (by Environment Control System (ECS)) yang menjamin udara dalam kabin tetap segar.


Wings Air memaksimalkan berbagai langkah guna pencegahan penyebaran Covid-19 antara lain menertibkan proses masuk dan keluar penumpang dari pesawat udara secara berurutan guna mengurangi kepadatan. Pada pesawat ATR, naik dan turun dari pintu bab belakang. Hal ini akan meminimalsir interaksi bertatapan pribadi (face to-face) antara penumpang. Area dapur (galley) yang terletak di bagian belakang juga meminimalkan interaksi tatap muka antara penumpang dan awak kabin.


Dalam rangka menjaga kesehatan dan keamanan penerbangan, Wings Air juga sudah memajukan fase sterilisasi seluruh armada. Proses pencucian pesawat dilaksanakan oleh tim teknisi dan aircraft interior exterior cleaning (AIEC), meliputi Aircraft Interior Cleaning (membersihkan bab dalam pesawat) dan Aircraft Exterior Cleaning (membersihkan bab luar pesawat).


Sumber https://www.mooreyi.com/